Senin, 30 Mei 2011

KERAJAAN SAFAWI

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang

Kerajaan safawi di Persia baru berdiri ketika kerajaan Utsmani sudah mencapai puncak kejayaannya. Kerajaan ini berkembang cepat dan menjadi pival kerajaan turki Utsmani.

Kerajaan safawi merupakan penganut Syi’ah dan menetapkannya sebgai madhab Negara, karenanya kerajaan ini dianggap sebgai peletak dasar terbentuknya Negara Iran.

Nama syafawi diambil dari nama pendirinya Safi Al-din, yang merupakan pendiri gerakan tarekat yang berdiri di arjabil, sebuah kota di Azerbaijan, gerakan tarekat ini merupakan cikal bakal berdirinya kerajaan syafawi.

Safil Al-Din merupakan orang yang berada dan memilih sufi sebagai jalan hidupnya dan ia keturunan dari imam syi’ah keenam yaitu musa Al-Kazhim. Pengikut tarekat ini sangat teguh memegang ajaran agama. Pada mulanya gerakan ini hanya sebatas unuk memerangi orang-orang yang ingkar namun pada perjalanannya cenderung memasuki dunia politik terutama pada masa kepemimpinan Juneid.

BAB II

KERAJAAN SAFAWI

2.1 Kemajuan Yang Dicapai Kerajaan Safawi

  1. Bidang Ekonomi

Adanya Pelabuhan gumuruh yang diubah menjadi Bandar Abbas yang merupakan satu jalur dengan laut antrara timur dan barat.

Disamping perdagangan, kerajaan syafawi juga mengalami kemajuan disektor pertanian terutama di daerah Bulan Sabit Subur ( Fertile Crescent )

  1. Bidang Ilmu Pengetahuan

Dalam bidang ini, kerajaan safawi dapat dikatakan lebih berhasil dari dua kerajaan besar islam lainnya pada masa yang sama, hadirnya ilmuwan yang terkenal seperti Baha Al-Din Al-Syaerazi, generalis ilmu pengetahuan, Sawar Al-Din Al-Syaerazi, filosof dan Muhammad Baqir ibn Muhammad Damad, filosof, ahli sejarah, teolog dan seorang yang pernah mengadakan observasi mengenai kehidupan lebah.

  1. Bidang Pemberdayaan Fisik dan Seni

Di kota isfahan yang merupakan Ibukota kerajaan, berdiri bangunan-bangunan yang megah seperti mesjid-mesjid, rumah sakit, sekolah, jembatan raksash diatas Zende rud, dan istana chihil sutuh.

Dalam bidang seni, kemajuan terlihat pada gaya arsitektur bangunannya seperti pada Masjid Shah dari Masjid Syaikh Lutfallah, Unsur seni lainnya berupa kerajaan tanggah, keramik, karpet, permadani dan zenunak.

BAB III

PENUTUP

Demikianlah sekelumit mengenai sejarah kerajaan safawi dari mula-mula berdiri dan bagaimana historitasi pendiriannya dari gerakan tarekat. Sampai mengalami masa keemasannya dan mengalami kemunduran yang disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya : Pemimpin yang memiliki moral rendah, yang bertindak kejam terhadap para pembesar yang bersebrangan politik dengannya, akibatnya rakyat bersikap masa bodoh terhadap pemerintah, perbedaan mazhab antara aliran Syiah dan Sunni, syi’ah yang merupakan mayoritas sering memaksakan kehendaknya kepada sunni yang minoritas, yang menyebabkan timbulnya pemberontakan, tidak kalah pentingnya yaitu seringnya terjadi konflik intern dalam perebutan kekuasaan dikalangan keluarga istiana.

3.1 Kesimpulan

Kerajaan Safawi berasal dari sebuah garakan tarekat yang berubah menjadi gerakan politik dan berhasil mendirikan kerajaan. Gerakan ini dipimpin oleh Safi Al-Din yang merupakan, keturunan dari Imam ke-enam Syiah yaitu Mush Al-Kazhim.

Pada perkembangnnya kerajaan ini bersebrangan dengan kerajaan Turki Usmani, karena perbedaan mazhab.

Sebelum kemundurannya kerajaan ini mencatat prestasi di berbagai bidang diantaranya : Bidang Ekonomi, Ilmu Pengetahuan dan pembangunan fisik dan seni, sampai keruntuhannya yang disebabkan oleh berbagai faktor salah satunya yaitu : dekadensi moral para pembesar istana.

3.2 Saran

Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penulisan makalah ini, baik dari segi penulisan maupun cara penyampaiannya, karena itu penulis sangat mengharapkan sekali kritik dan Saran yang bersifat membangun, khususnya dari Dosen dan umumnya dari para pembaca, demi penyempurnaan makalah yang akan datang.



DAFTAR PUSTAKA

Yatim Badri Dr, MA, Sejarah Peradaban Islam, Divisi Buku Perguruan Tinggi: PT. Raja Grafindo Persada Jakarta 1993.

Harun Nasution, Sejarah Kebudayaan Islam, Jakarta:UI Press, 1986

Supriyadi Dede, MAG, Sejarah Peradaban Islam, Penerbit Pustaka Setia Bandung.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar